Buffer

7 Suaka Margasatwa Terbaik Dunia

Banyak hewan yang terancam punah akibat perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab. Untungnya ada beberapa orang yang peduli terhadap hewan-hewan yang terancam punah ini dengan mendirikan Suaka margasatwa tempat bagi hewan-hewan tersebut tinggal dan dilindungi. Diantara suaka margasatwa dan cagar alam yang ada di dunia, kami telah memilihkan buat anda 7 cagar alam dan suaka margasatwa terbaik di dunia yang layak untuk dikunjungi.

  1. Suaka Margasatwa Gajah Boon Lott’s, Thailand

Gajah seringkali diburu atau dibunuh guna diambil gadingnya, serta gajah-gajah yang dijadikan atraksi di kebun binatang untuk menghibur pengunjung. Tetapi hal ini tidak anda temukan di Suaka marga satwa gajah di Boon Lott’s . Suaka margasatwa gajah ini didirikan oleh Katherine Connor. Gajah-gajah ini dirawat dan kandangnya dibangun semirip mungkin dengan habitat aslinya di hutan. Katherine Connor, seorang wanita Inggris telah memainkan peranan penting dalam perlindungan gajah, karena cinta dan pemahamannya akan penderitaan gajah.

  1. Suaka Margasatwa Keledai, Devon, UK

Suaka margasatwa Sidmouth, didirikan oleh Dr. Elisabeth Syendsen yang khusus dibuat untuk menampung keledai yang telah disalahgunakan. Kandang ini terletak di Devon, Inggris dan tidak ada biaya untuk tiket masuk bagi pengunjung yang ingin melihat keledai lucu yang dibiarkan bebas berkeliaran.

  1. Suaka Margasatwa Koala Lone Pine, Australia

Suaka Margasatwa Koala Lone Pine didirikan pada tahun 1972 dan merupakan pusat penyelamatan Koala tertua dan terbesar di dunia. Cagar alam ini tidak menarik tiket masuk bagi pengunjung, tetapi para pengunjung yang ingin memeluk koala yang ada di sana dapat membayar dengan daun pohon karet. Di samping koala, di sana juga terdapat kangguru dan burung-burung di suaka marga satwa yang terletak di Brisbane, Australia.

  1. Pusat Penyelamatan Beruang di Chengdu, China

    Advertisement:

Negara ini selain terkenal dengan Teh-nya, juga memiliki suaka alam khusus untuk melindungi hewan yang hampir punah yaitu beruang hitam. Beruang hitam merupakan hewan yang seringkali di buru untuk diambil empedunya. Banyak orang yang percaya bahwa empedu beruang hitam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Dengan berbagai kontroversi seputar beruang hitam serta manfaat empedunya, pusat rehabilitasi beruang akhirnya didirikan di tahun 2000 di China. Pusat penyelamatan beruang ini bertugas untuk melindungi beruang hitam.

  1. Yayasan Vervet, Afrika Selatan

Tempat ini bukanlah tempat rehabilitasi hewan tetapi tempat ini adalah pusat pendidikan hewan. Suaka margasatwa ini adalah tempat bagi sekitar 700 monyet yang terluka, disalahgunakan, atau yang tidak memiliki tempat tinggal. Interaksi langsung antara monyet dan pengunjung adalah salah satu atraksi yang membuat The Vervet Monkey Foundation sangat populer baik oleh turis lokal maupun turis asing.

  1. Noahs Ark, Amerika Serikat

Noahs Ark ( Bahtera Nuh ) adalah salah satu yayasan yang sangat langka, karena selain menampung hewan, tempat ini juga merupakan tempat penampungan bagi anak-anak yatim piatu dan terlantar. Pengunjung dapat bersosialisasi dengan anak-anak serta melihat berbagai jenis hewan, mulai dari kecil hingga besar, hewan lokal dan eksotis. Dengan luas 250 hektar, tempat ini adalah rumah bagi 1.000 jenis hewan.

  1. Suaka Margasatwa Orangutan Sepilok, Kalimantan

Cagar alam ini didirikan di tahun 1964, terletak di hutan hujan tropis di Pulau Kalimantan. Suaka margasatwa Orangutan Sepilok merupakan tempat bagi Orangutan yang pernah menjadi korban perdagangan hewan ilegal. Mereka dilatih, sehingga mereka mampu bertahan hidup di habitat aslinya dan mereka akan dilepas ke habitat aslinya jika mereka dinilai telah mampu untuk bertahan hidup di hutan. Pengunjung yang datang dilarang memegang Orangutan yang ada di sini, para pengunjung hanya diperbolehkan melihat dari jarak tertentu.

Related posts:

Teronga Indonesia

Latest posts by Teronga Indonesia (see all)

Comments are closed.